HP Mimin ketinggalan di Kost-an?

HP Mimin ketinggalan di Kost-an?

Ini kejadian baru tadi pagi. Ini kejadian lucu menurut mimin. Kalau menurut Sobat gimana ya hmm..

Di sini bercerita gue bareng teman gue yang sekamar berdua aja di kost. Saat pagi yang cerah itu, mau ambil hp dari chargeran yang nempel di terminal samping kasur ranjang gue. Gue liat-liat kok di terminal ada hp mirip punya gue, secara di terminal ada 3 hp yang sedang di charge, gue ambil yang punya gue aja pas itu jadi tinggal 2 yang sedang charge. Gue mo nanya ke si teman gue panggil aja si Tom namanya. Cuma waktu itu si Tom lg gak ada di kamar.

Gue langsung cabut aja keluar kost dan gue makan dulu di tempat makan. Nah, pas di mobil, gue naik lalu duduk kemudian beberapa menit kemudiam si Tom nyusul naik mobil yang sama, dia duduk di bangku depan gue, sedang gue di belakangnya dia. Dia nengok ke gue dan dia bilang ke gue dalam bahasa Inggris gaul, "Hey you, this is your f***in' phone, you left your phone in the room!" ngomong sambil nyerahin hp ke gue di hadapan teman-teman gue juga yang duduk bersebelahan. "maksudnya apa ini Tom? Ini hape punya siapa? Punya gue ada di tangan gue kok, ini liat hp gue ada 😬, lu mau ngasih gue hp baru lagi?" gue jawab sambil ketawa.

Si Tom bingung, "So, ini hp punya siapa di kamar yang ada di colokan kamar tadi?". " buahahaaaaaaa", semua orang di sekitar pada ketawa termasuk si Tom hha.

"Lu dulu begal motor orang, skr lu begal hape orang?  Ckckckck" gue ngobrol sambil bercanda. "iya nih gw jadi begal lagi nih yang kedua hha" jawab si Tom. Begal di sini bukan asli ya bro, begal motor itu dulu bukan begal beneran, gini ceritanya. Dia salah motor waktu pinjem ke temannya, lagian pas di masukin kunci ke motor orang bisa masuk hadeuhhh dan saat itu si Tom juga kagak tau motor yang mana yang punya temannya, jadi hanya coba-coba aja hha. Oke selamat beruntung aja buat teman ane yang satu ini semoga beruntung di kemudian hari 😬


Perjalanan Asam Manis Pendakian Bukit Sikunir Dieng

Mimin masih belum bisa move on dengan bukit sikunir Dieng yang letaknya berada di Kab. Wonosobo. Pokoknya Dieng itu unik berada di beberapa Kabupaten, ada yang dipunyai Kab. Wonosobo, lalu dipunyai Banjarnegara juga. Lebih banyak masuk ke wil. Banjarnegara di banding wil. Wonosobo. Tetapi letak menuju ke sana lebih dekat dari Wonosobo, nah bisa rebutan wilayah dong hhe, nggak lah sob ya.
Lihat golden sunrisenya?  harus kesini kembali nanti ya hhe

Nah, mimin kan baru pertama kali ke Dieng jadi mimin sebelum naik ke sikunir mimin waktu sore harinya sudah ngecek tempat dulu, waktu menuju ke sana alhamdulillah mimin naik motor sewaan dari penginapan sebetulnya sih jalan kaki juga bisa cuma mimin gak mau kecapekkan nanti. Sebetulnya sepanjang jalan bisa menikmati pemandangan alam yang indah. Melewati hamparan kebun dengan petaninya yang sedang bekerja lalu melewati bangunan PLTU yang pipa-pipanya banyak sekali, lalu mimin melewati desa tertinggi di pulau Jawa yaitu desa Sembungan. Tahu nama Sembungan soalnya ada di gapura selamat datang.

Saat masuk ada loket tetapi sore itu tidak ada penjaganya, mungkin penjaganya sedang apa gitu bisa bertani atau bisa sedang tidur dulu hehe persiapan jaga loket saat waktu shubuh. Secara yang mau ke sikunir kan waktunya subuh. Masuk lagi ke dalam mimin menelusuri penginapan-penginapan dan perkebunan kentang lagi, dan mimin menelusuri jalan berikutnya melewati dan mendapati telaga cebong yang mimin tahu tempat itu adalah tempat berkemah, atau camping ground di tepi telaga cebong. Suasana di sini dingin dan sepi banget tidak ada wisatawan atau pun pengunjung yang berkemah dan warung-warung stan pun tidak ada yang buka, semua pada puasa bagi yang berpuasa. Maklum lah saat ini bulan puasa jadi sepi-sepi dingin gimana gitu hhe.

Mimin menikmati waktu di sini hanya sebentar saja dan tidak melewatkan berfoto di tembok bertuliskan "Sikunir" di awal pendakian ke Sikunir tapi tidak ada posnya kok hanya warung-warung yang tutup saja do sekitarnya. Oke sampai ketemu kembali di waktu shubuh ya bukit sikunir dan telaga cebong, daah. Mimin bertolak kembali ke penginapan di Losmen brrrrrmmm sambil menggas motor maticnya hhe.

Mimin tidak langsung ke penginapan ternyata, sepanjang jalan menuju losmen bu Djono mimin menikmati kehangatan warganya yang ramai. Banyak pedagang kaki lima yang buka stan di pinggir jalan sepanjang tempat wisata Dieng. Para pembeli dari masyarakat itu sendiri sedang mencari makanan pembuka di saat buka puasa pastinya. Mereka yang berjualan yaitu merek menjual gorengan, batagor, ayam goreng, dan takjil yang lainnya yang maaf tidak disebutkan di sini. Tapi mimin akhirnya beli makanan di alfa**** juga hadeuh. Jauh-jauh ke sini belinya tetap aja di alfa hha, bukan apa-apa, mimin beli air minum aja kok di sana dan beberapa roti saja hhe. Mimin juga beli takjil juga di pinggir jalan.

Menelusuri sambil ngabuburit, mimin menikmati kesendirian ini bercampur baur dengan masyarakat di sini. Walau mereka melihat mimin seperti menganggap mimin sebagai wisatawan, ya wajar mereka pasti bisa membedakan mana yang warga asli sini dan yang bukan. Maghrib tiba mimin capcus ke penginapan, mo shalat tarawih tapi badan pada ngilu dan lupa bawa sarung ya sudahlah ngejoprak di kasur saja itung-itung mempersiapkan menuju bukit sikunir di waktu shubuh.

***
Entah jam berapa, saat tidur tetcium bau kentut, mimin coba cium ke bawah ternyata tidak ada bau, tadinya mau mimin omelin tuh yang di bawah jangan lama-lama baunya. Eh ternyata bau itu berasal dari langit, kok dari langit?  Iya dari kawah yang dekat anginnya menghembus ke penginapan jadi asap belerangnya masuk ke sampai ke penginapan dan membangunkan mimin yang sedang tidur pulas.

Weker berbunyi di smartphone, kring. . . Kring. . . Kring. . . Waktu sudah jam 03.00 wib Dieng. Mimin bangun dan mempersiapkan pendakian, mimin keluar kamar dan ke kamar mandi luar ingin buang hajat. Beuuuuhhhh mimin kaget saat basuh, airnya dingin bet bak kulkas, kayaknya air di sini pada awet mana mau orang mandi sedingin ini huhuee. Kecuali pakai air hangat baru berani mandi. Udah lah gak usah lama-lama di kamar mandi, biasa lama di KM jadi paming bentar kalo di sini. Mimin turun ke lantai 1.

"Mas mimin mau pakai motor dulu yang mimin sewa dari kemarin" mimin basa basi ke penjaga losmen. Penjaga losmen ngerti langsung membuka pintu dan membiarkan mimin tuk keluar penginapan. Mimin mau puasa hari ini, jadi mimin tidak langsung berangkat ke sikunir. Mimin beli nasi dulu di warung sebelah, waktu mimin ke warung sebelah lumayan lama juga secara yang punya sedang atau masih di rumahnya, yang jaga si bapaknya di dalam, oke mimin tunggu saja di luar.

Mimin minta nasi kucing besar kalo ada tapi tetap porsinya nasi nasi kucing juga, terus telor mata sapi besar kalo ada tapi tetap telornya satu lalu satu lagi apa jadi lupa. "Berapa bu semua?" tanyaku,"25 ribu mas" jawab si Ibu. Oke saya bayar cash 25 ribu kembaliannya simpan saja ya bu. Mimin bawa langsung bingkisan nasi ke motor. Waktu masih jam 4 kurang, mimin langsung meluncur menuju bukit sikunir brrrrrmmm. . . .

Mimin meluncur melewati pintu telaga warna, cuma lewat aja tidak masuk hhe. Lalu melewati jalan ke kawah sikidang, ini juga tidak masuk jalan sikidang ya, lalu melewati rumah perkampungan penduduk. Suasana shubuh ini sangat dingin, sepi ku sendiri ingin kupecahkan saja gelas biar ramai! Nah, setelah melewati rumah penduduk, mimin melewati perkebunan dan PLTU di sini keberanian mimin diuji. Sepi dan berada seperti di hutan yang di jalan tidak ada lalu lalang, mimin berfikir positif saja semua setan terbelenggu di bulan ramadhan ini. Tapi tetap bulu kuduk berdiri hiks. Yang bikin horror itu kabut, kabut menutupi pandangan sekitar, mimin hanya bisa melihat jarak ke depan hanya 2-3 meter saja selebihnya tertutup kabut asap yang berdatangan melewati mimin, shubuh yang mencekam, mimin melaju dengan kecepatan yang terbatas pula karena kabut. Mimin takut masuk jurang saja saat kabut ada di sekitar dan pandangan terbatas, jalan yang meliuk-liuk dan naim turun membuat adrenalin meninggi. Mimin gak abis pikir bila ke sikunir jalan kaki sendiri, dan suara-suara binatang yang tiada henti. Misal ada anjing di depan dan sedang jalan kaki waduh bisa berabe secara mimin takut ma anjing.

Segala puji Tuhan, akhirnya mimin sampai juga di gapura selamat datang di Desa Sembungan, desa tertinggi di pulau Jawa. Nah, mimin di sini hampir saja nyelonong karena kabut kali ya, tapi si bapak penjaga loket menyetop motor mimin, "setop pakai isyarat tangan", mimin berhenti di loket, mimin bayar 10ribu, dan diperbolehkan masuk desa sembungan. Suasana jalan yang sepi dan dingin menjadi pengalaman tersendiri bagi mimin. Lalu melewati kebun dan melewati jalan yang berkelok-kelok yang cukup untuk satu badan mobil saja tetapi aspalnya mulus. Tiba di warung-warung atau pendakian sikunir.

Ternyata di sini sudah ada beberapa orang yang sudah siap mendaki ke sikunir. Ada yang dari rombongan 6 remaja asal Jogja, dan ada pula orang sekitar yang bertiga siap mendaki. Mimin hanya sendiri saja, ingin kupecahkan gelas biar ramai hiks. Tidak apa lah, mimin memang mencari ketenangan di sini (padahal pengen ada teman bhaha).

Danau telaga cebong shubut itu tidak nampak terlihat jelas. Dan pendakian ke bukit sikunir ini tidak kurang dan tidak lebih dari 800 meter. "Pendek ya" dalam hati bicara, tetapi tetap dag dig dug karena belum tahu treknya seperti apa, pokoknya jangan anggap remeh. Ouh iya, mimin bawa bingkisan nasi. Mimin tawarkan basa basi saja ke kelompok Jogja, eh ternyata mereka jawab mereka tidak berpuasa, ouh begitu ya, gak ada yang nemenin donk mimin. Di sini juga ada warung yang buka hanya satu warung saja tapi mimin tidak mampir ke sana karena persediaan air sudah ada, mimin parkir saja di sini di dekat yang punya warung.

Mimin sebetulnya belum berani sendiri ke atas soalnya gelap, lah padahal sudah bawa penerangan kok mimin ini, bukan begitu mimin pengen bareng yang bareng rombongan Jogja aja, gpp mengganggu mereka. Waktu naik ke atas si rombongan Jogja ngos-ngosan juga, akhirnya mereka berhenti di jalan yang nanjak tersebut. Dari pada nunggu mereka, mimin pamit duluan dari mereka dan mimin mengejar yang rombongan orang lokal tadi, jadi mimin tidak sendirian hhe secara mimin takut tersesat di jalan menuju sikunir ini. Perjalanan ke atas ini bukan tanpa hambatan lho, mimin keringat dingin lah, kayak mau muntah karena bis makan langsung mendaki ke atas. Mimin berharap angin dari dalam tubuh keluar supaya tidak keringat dingin lagi. Lalu sakit perut tiba-tiba yang membuat pingin buang hajat, hadeuh pokoknya menyiksa bangeud dalam perjalanan ke atas itu. Tapi mimin tidak begitu saja menyerah, laki gitu. Akhirnya sampai juga di atas. Nah, rasa mules sedikit reda, tetapi mimin kedinginan di atas karena keringet dingin itu, waduh banyak sekali ya cobaannya, kalo ada partner mungki bisa membantu mengoleskan minyak angin dan memijat mimin hiks.

Mimin diam sejenak dan perlahan-lahan mimin rasa mules dan rasa dingin pun sedikit hilang. Pendaki yang tadi dari Jogja akhirnya sampai juga, dan beberapa menit kemudian kok banyak juga yang ke atas wah jadi rame sekali padahal mimin belum memecahkan gelas lho hhe.

Perlahan-lahan, gunung sindoro menampakkan diri waktu tersebut. Tetapi tanda-tanda matahari terbit masih diragukan. Kabut yang masih menyelimuti gunung tersebut membuat matahari tertutup bahkan tidak nampak, matahari tidak mampu menembus cahayanya ke bukit sikunir, karena tertahan oleh kabut yang ada di dekat gunung sindoro. Jadi kami menikmati gunung sindoro yang mengeluarkan asapnya dari kawah. Dan kami menikmati negeri di atas awan kok, seakan-akan kami berada di atas awan, memang tidak ditemani matahari terbit. Mungkin mimin memang harus kembali kesini di kesempatan lain waktu, mungkin bisa kembali ke sini dengan tidak seorang diri ya, bisa dengan teman-teman atau dengan mahkluk yang spesial ciee. . .  (cie sendiri huaha).

Waktu sudah agak terang, mimin tidak sadar bahwa di atas pun ada banyak kamar WC umum, tetapi saat itu rasa mules mimin sudah reda jadi belum mencoba WCnya. Di bukit lainnya juga, ada tenda yang bermalam di sini. Mungkin mereka berkemah disini tuk menikmati sunrise juga, ya iyalah pastinya, masa nunggu kebon hhe. Di sisi lain dari atas sikunir ini, mimin menikmati bukit yang seluruhnya hampir digunakan untuk kebun jadi terlihat garis-garis pematang kebun yang tertata rapi. Segala puji bagi Mu, Engkau telah memberikan negeri ini menjadi negeri yang indah alamnya, mimin sangat bersyukur bisa kemari melihat sebagian kecil dari keindahan-Nya.

Tips Persiapan menuju Sikunir menurut mimin.

- Persiapkan baju hangat dan Jaket, jangan lupa bawa penerangan senter atau headlamp.
- Pakai alas kaki yang bisa mencengkeram tanah, karena tanah licin dan berbatu. Kalo pakai sendal capit terserah deh kalo sobat udah ahli hhe. Jalan di atas lumayan ada spot yang curam lho walaupun sebagian besar sudah di tata jalan menuju atas.
- Pantang makan yang membuat sakit perut sebelum mendaki, rasa mules yang di rasakan mimin sangat-sangat menganggu.

Saat turun kembali ke bawah, mimin mendapati pasangan korea lah, yang turunnya lama beud karena masih manja-manjaan. Sampai di parkiran mimin bayar parkir 5ribu dan siap meluncur ke destinasi lainnya.

Yang jadi inspirasi saya yaitu pasangan belanda yang lebih suka jalan kaki ketimbang naik motor. Dari sikunir menuju wisata utama yang berjarak kurang lebih 5 km mereka nikmati bersama, asyikkk. Kalo mimin mending naik sepeda saja deh, lebih sehat dan lebih sedikit cepat ke tempat yang dituju berikutnya, bila ada penyewaan sepeda. Kalo jalan kaki sendiri takut ada anjing yang lewat. Kalo begal mah di sini pastinya tidak ada hhe.

Yang terlupakan yaitu, mimin tidak mendapati bocah gembel bocah yang berambut gembel, pada kemana yak?  Apa lagi pada tidur, kalo ada mimin pengen foto bareng deh hhe.

Untuk biaya ke Dieng Banjarnegara dan Wonosobo lihat saja pengalamannya di bawah ini.

Backpacker sendirian ke Dieng saat bulan Puasa

Tidak Usah Pusing Unduh Mandiri Mobile Di Mana

Halo Sobat semua, mimin kemarin terkendala dengan aplikasi Mobile Banking Mandiri. Bukan aplikasinya yang error tetapi kecerobohan mimin saja yang mereset smartphone mimin kembali ke semula alias reset pabrik. Gara-gara itu mimin jadi kelabakan waktu akan transaksi mobile banking karena aplikasinya ikut hilang juga di smartphone mimin.
Menu dalam mandiri mobile
Sebetulnya gampang cara pertama yaitu minta aplikasi tersebut ke teman dengan aplikasi share it. Cuma sekarang kan sedang liburan, jadi mimin susah juga nyari teman yang punya aplikasi tersebut, nyari dari keluarga juga mereka tidak punya. Mencoba mencari di playstore memang sudah tidak tersedia, yang ada mobile online yang pernah mimin coba dan hasilnya gak bisa log in juga. Mau ke Bank yang dulu ngasih aplikasi ini lewat share it juga jauh jaraknya. Banyak alasannya yak mimin hha.

Setelah merenung dan bertabayun, asyik bertabayun gitu ya hhe. Mimin mencoba mencari aplikasi mobile banking mandiri di situs yang menyediakan aplikasi tersebut. Mimin sudah ambil resiko juga, bila bukan mengambil bukan dari yang resmi kayak playstore atau applestore lainnya pastinya rawan malware kan. Mimin searching di gugel dan akhirnya Jreng. . .  Jreng. . .  Jreng. . . Yes, dapat juga aplikasinya yuhuu. Mimin dapat aplikasi tersebut di situs jalantikus.com. Mimin unduh saja aplikasi tersebut dengan segala resiko mimin terima saja. Mimin pasang dan berhasil. Aplikasi tersebut berjalan normal seperti biasanya. Trims buat situs jalantikusdotcom ya yang menjadikan mimin tidak galau lagi nyari aplikasi banking ginian.
Cari apliaksi via gugel
Menurut info yang berseliweran, mobile banking mandiri yang terbaru memang sudah ada di playstore, namanya mobile online dan katanya menu di dalamnya lebih lengkap cuma di komen komen yang ada di playstore banyak yang mengeluh dengan aplikasi tersebut termasuk mimin juga yang gak bisa log in. Akhirnya mimin masih pakai aplikasi yang lama saja dari mandiri yang kata orang juga lebih simpel dan ringan. Semoga saja mandiri online lebih baik lagi dan lebih baik dari aplikasi mandiri mobile. Jadi mandiri mobile masih terpakai saat ini karena mandiri online yang baru masih belum banyak yang mengerti dalam pemakaiannya termasuk saya hhe. Pokoknya perlu bantuan pihak bank saja, mimin juga belum sempat ke ca bank karena terkendala waktu yang masih belum memperkenankan ke bank.

Demikian pengalaman mimin saat ini semoga bermanfaat tuk sobat-sobat ya. Selamat sore.

Menunggu Bus Budiman Jurusan Tangerang di Cileunyi

Pagi mimin dari rumah dengan perasaan galau antara mau ke undangan teman di cikokol Tangerang atau tidak. Mengapa ragu?  Karena uang yang ada di dompet cuma ada 3 lembar warna biru dan recehan yang memang mungkin cukup untuk ongkos PP. Ya, di ATM ada cadangan dan itu uang hasil pinjam dari teman untuk jaga-jaga.

Tapi niat untuk ke sana sudah bulat. Pukul 07.30 wib sudah tiba di Cileunyi naik elf dari rumah, cileunyi itu seperti terminal bayangan untuk bus yang berhenti. Sepertinya ada agen tiket untuk bus Doa Ibu, Primajasa dan Karunia bakti. Sedang bis Budiman berlalu saja tetapi tidak menolak bila ada penumpang yang melambaikan tangan.

Menunggu Bus jurusan Tangerang ternyata lumayan lama juga. Banyak bis Budiman tetapi jurusannya bukan ke Tangerang. Menunggu sampai pukul 09.00 wib lumayan sudah 1,5 jam masih menunggu di Cileunyi. Mimin berputar sana sini agar posisi saat melihat busnya lebih jelas. Maklum mata mimim minus jadi harus melotot dulu lama tuk melihat jurusan bis yang ada di depan kaca bus.

Saat itu, mimin melihat bis dari jauh, bis dalam keadaan melaju kencang karena jalanan lengang, saat dilihat ternyata jurusan Tangerang, saat saya mengejar ternyata bus tersebut sudah menjauh. Waduh, kesempatan pertama sudah pergi. Menunggu lagi dan waktu sudah pkl. 10.00 wib mimin mencari lagi bus jurusan yang dituju. Sudah setengah jam menunggu, mimin akhirnya mengurungkan niat saja, mimin menyerah saja dan mengikuti emak mimin yang menyuruh untuk ke rumah sodara di rancaekek. Saat itu mimin mendapati bus Budiman ke Tangerang waktu itu pkl.  10.30 an. Mimin gak menyetop bus tersebut karena percuma nanti pas naik dan ke tempat tujuan sampai sore hari dan acara akan selesai. Pokoknya mimin mohon maaf karena tidak bisa hadir. Kalau ragu begini jadinya.

Mimin dapat pelajaran dari sini. Bus Budiman yang hendak ke Tangerang dari Tasikmalaya tersebut tiba di Cileunyi pkl. 09.00-10.30an dan penumpang harus aktif di sini karena bus budiman tidak akan ngetem di Cileunyi, berbeda dengan bus doa ibu, primajasa, merdeka dll mereka ngetem di cileunyi dan kondekturnya mencari penumpang juga.

Mimin dari Cileunyi ke Rancaekek jalan kaki saja alias tidak naik angkot. Mimin sengaja ingin jalan kaki itung-itung kosongin perut dan saat sampai tinggal makan deh hhe. Lumayan mimin menempuh jarak 5km kurang.

Dan mimin dapat pengetahuan lagi ternyata agen Bus Budiman dengan agen bus Sinar Jaya hampir berdampingan. Bila dari rumah sodara lebih dekat dengan PO bis Budiman lho. Dari arah samsat masuk ke jalan utama dan menyeberang dan di depannya tertulis plang kecil Agen bus Budiman. Dan jalan lagi 50 meter berikutnya agen bus Sinar Jaya. Ternyata dekat hmmm.  Di sini agen bus jurusan ke arah Jawa ya. Soalnya di seberang yang jalurnya ke arah tasik/garut. Tapi kalo misal ingin pesan tiket jauh hari ingin ke mana saja tidak masalah selama komunikasi dengan agennya nanti ingin naik dimana walau hendak ke timur atau ke barat jurusannya.

Sekian dulu dari mimin, mimin mau makan dulu saja di tempat sodara. Lumayan perut sudah kosong hhe.
Tidak sengaja melihat plang kecil agen bus Budiman di cipasir Rancaekek yang tetanggaan dengan agen Sinar Jaya

Suasana di Cileunyi dan tempat mimin menunggu
Ngegugling dulu di hp, kapan bus Budiaman jurusan Tangerang dari Tasik

Gak Percaya Bisa Gowes Menempuh 2000 km

Sudah selesai gowes selama sebulan kurang menyusuri jalan Daendels dari Anyer sampai Panarukan yang berjarak 1000 km. Anyer berada di Provinsi Banten dan Panarukan berada di Jawa Timur.

Mimin bercerita sendiri saja ya, jadi seakan-akan mimin menempuh sendiri, padahal sebetulnya peserta tour ini banyak  orangnya hhe pisss ya. Sengaja cerita sendiri biar dramatis. Berikut wawancara mimin dengan wartawan mimin sendiri

Berapa banyak orang tour sepeda keliling Jawa II?

Tidak banyak hanya 405 sahaja

Apa misi dari tour sepeda sehat keliling Jawa II?

Mengenalkan Indonesia Raya 3 Stanza yang memang lengkap, selama ini dinyanyikan hanya 1 stanza saja. Kedua Berdoa untuk para syuhada yang telah membangun jalan dari Anyer Panarukan sepanjang 1000 km. Ketiga, menghargai petani yang terkesampingkan. Kami menghargai petani lebih dari sekedar petani.

Rute manakah yang telah dilalui pada tour tersebut?

Indramayu-Cirebon-Batang-Semarang-Rembang-Tuban-Gresik-Probolinggo-Panarukan-Situbondo-Banyuwangi.  Dilanjutkan kembali ke barat: Banyuwangi-Situbondo-Probolinggo-Gresik-Tuban-Rembang-Semarang-Batang-Cirebon-Pamanukan-Bekasi-Serang-Anyer-Bekasi-Pamanukan-Indramayu.
Total yang kami lalui sebanyak 2726 km

Medan yang sangat berat di jalan manakah min?

Batang yaitu alas roban, tanjakan Paiton di Probolinggo, Baluran di situbondo, banyuwangi, Banten juga. Jalan yang naik turun membuat lelah.

Bagaimana perasaan setelah melalui tour ini?

Sangat lega dan senang, terima kasih juga kepada pimpinan kami yang selalu membimbing dengan tegas dan disiplin tinggi. Dan sampai saat ini percaya gak percaya atau sadar tidak sadar bahwa mimin telah sepedahan sepanjang 2000 km lebih dan melalui 4 provinsi, unbelieveble hhe.

Selama tour mimin pasti beristirahat. Nah, di daerah mana yang menurut mimin menyenangkan?

Semarang, di sana mendapatkan hotel yang nyaman dan luas dan terletak di kota. Di kota lainnya juga tidak ada yang jelek kok semua bagus. Kalo untuk urusan cuci mencuci ya di Tuban, tempatnya enak untuk jemur hhe.

Di daerah manakah, yang menurut mimin para petinggi daerahnya memberikan wejangan yang menarik?

Pertama yaitu di Banyuwangi, kami diundang ke pendopo bupati Banyuwangi. Selain alam yang indah bupatinya pun berdedikasi tinggi untuk rakyat. Kata orang nomot satu di sana, banyuwangi mengalami pengurangan angka kemiskinan. Menolak bentuk waralaba yang npwpnya bukan di daerah sendiri jadi di sana tidak ada namanya alfa dan indo tetapi waralaba yang lokal-lokal saja yang npwpnya masuk ke daerah sendiri. Salut deh buat pak Bupatinya.

Rute manakah yang terberat saat dilalui?

Serang Banten. Walaupun alamnya yang indah melewati pantai carita, pantai anyer tetapi medannya naik turun bak roller coaster, tetapi alhamdulillah bisa dilalui. Dan yang kedua yaitu Rute Situbondo Banyuwangi, medan naik turun kami harus lalui dan ternyata tempat penginapan pun bukan di kota tetapi di luar kota yang lumayan harus ditempuh lagi sepanjang 40 km lagi. Keduanya sama-sama di ujung pulau jawa yang alamnya indah tetapi sangat melelahkan.

Nah, berikut foto ya
Mercusuar Cikoneng, Titik 0 Anyer Panarukan, Prov. Banten 

Titik 1000 km di kec. Panarukan Prov. Jawa Timur



Mobile Banking Mandiri Bisa Untuk Bayar Tiket Kereta Api

Mimin masih penasaran dengan aplikasi mobile banking yang telah mimin daftarkan di bank mandiri terdekat. Mimin mendapati menu pada aplikasi yaitu pembayaran kereta api. Ngomong-ngomong di aplikasi ini ada pembayaran kereta api tetapi mimin masih belum tahu dimana pemesanan tiket yang terhubung dengan aplikasi mobile banking mandiri tersebut. Dari pada saya salah sebaiknya saya membuka aplikasi KAI ACCESS saja di sana ada FAQ yang berisi pertanyaan-pertanyaan dari para pelanggan kereta. Saya bertanya seperti di bawah ini sobat. 

On 11/25/2017 12:34 PM, Iip Arifin wrote:
Selamat siang, saya ingin bertanya apakah pembayaran untuk kai acces bisa melalui mobile banking mandiri?

Yth. Bapak Arifin,

Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak Arifin sampaikan. Kami informasikan untuk pembayaran melalui mobile banking Mandiri silakan pilih menu pembayaran ATM/Payment Point di akhir pemesanan baik melalui website resmi KAI ataupun aplikasi KAI Access. Kemudian nantinya Bapak akan memperoleh kode pembayaran di akhir pemesanan yang terdiri dari 13 digit (999xxxxxxxxxxxx). 

Selanjutnya untuk pembayaran dengan mobile Banking Mandiri silakan  login Aplikasi Mobile Banking Mandiri dan pilih menu Pembayaran, pilih Tiket  dan Kereta Api, setelah itu silakan input kode pembayarannya (999xxxxxxxxxxx). Silakan periksa kembali data pemesanan sebelum dibayarkan agar tidak ada kesalahan pemesanan.


Demikian kami sampaikan. Apabila Bapak Arifin masih membutuhkan informasi atau memiliki saran, keluhan mengenai layanan PT. KAI, Bapak dapat menghubungi Contact Center 121 (layanan 24 jam) di nomor telepon 121/021-121 atau email ke kontak_pelanggan@kereta-api.co.id, akun Twitter : @kai121 dan Facebook : KAI121. Atas kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.


"Anda adalah Prioritas Kami"

Salam Hormat,
Customer Relation & Digital Community 121
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Telepon : 121 / +6221-121
KAI121 | @KAI121

Akhirnya mimin mengerti, ternyata pembayaran kereta api di aplikasi mobile banking mandiri ini berfungsi untuk pemesanan di situs kai dan aplikasi KAI Access. Mimin selama ini lebih banyak memesan tiket langsung ke stasiun, pastinya jarak yang jauh dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit juga, kadang kadang kalo sudah di luar pasti beli makanan yang ada di jalan hmm. Pokoknya banyak godaannya hhe.

Jadi mulai sekarang mimin bila perlu tiket kereta api, mimin siapkan saja aplikasi KAI dan aplikasi Mobile Banking Mandiri saja, tidak usah lagi pergi ke stasiun, kesana kalo mau check in saja ya jadi tidak bolak-balik dua kali. 

Oh iya, aplikasi KAI Access ini selain pembayaran tiket ditambah juga dengan fee sebesar 7 ribu lima ratus, sama duit dengan fee di indo dan alfa

Demikian dari mimin semoga bermanfaat dan selamat beraktifitas. 

Log in dan pilih "BAYAR" 
menu berikutnya pilih " TIKET"
Lalu pilih "KERETA API" 
Lalu masukkan kode pembayaran yang dibuat di aplikasi KAI Acces

Pengalaman Pesan Tiket Kereta di Bukalapak via Transfer

Selamat pagi sob, mimin mau sharing pengalaman pesan tiket kereta api di bukalapak dengan pembayaran transfer (transfer pakai Mobile Banking Mandiri).

Sebetulnya saya tidak pesan tiket kereta ya, lagian agenda mimin saat ini tidak sedang pergi kemana-mana, maklum mimin pengennya diantar cewek sedangkan yang nganter sekarang sudah tidak ada hhmm. Gak lah hha, pokoknya mimin pesan tiket kereta untuk teman yang hendak menuju ke Jogja tuk menemui sang kekasih atau lebih dalam lagi namanya calon istri (jadi baper nih mimin huhu).

Tuk pertama kalinya mimin mencoba tuk pesan tiket via e commerse. Si teman dia curhat pengen beli tiket jauh hari takut kehabisan katanya di bulan Desember. Hati tak bisa tega ya mendengar teman yang sedang kesusahan, mimin menawarkan bantuan saja menawarkan ke teman dengan booking pakai aplikasi online ini.

"Tom, gimana kalo pesan pakai aplikasi ane saja dari pada ente harus ngojek ke stasiun yang berjarak 16km?" tanya mimin, 

"bener juga ya, bisa gak pake aplikasi ente? " tanya dia. 

" ane juga kurang paham sih kalo pesan via aplikasi. Biar ane yakin, paling kalo pesan tiket di online paling munculin kode booking aja, ente mau? "mimin nanya dan agak ragu juga kalo mimin entar salah. 

"Oke, yang penting ada kode booking aja,  gpp gak ada barcode juga!" kata Tom teman mimin. 

"Oke kalo begitu, siip ane pesan sekarang." jawab mimin dengan yakin. 

Akhirnya mimin pesan saja, misal ada kesalahan atau sesuatu yang tidak diinginkan ditanggung bersama saja, kalo mimin yang nanggung ya rugi juga mau niat nolong tapi jadi minta tolong hhe.

Berikut urutan mimin memesan tiket kereta api via Bukalapak:

1. Log in (harus punya Id sendiri ya
2. Pilih HOME dan pilih ikon Kereta Api.
3. Pilih tujuan kita hendak pergi dari mana ke mana. Lalu pilih kursi.
4. Isi Identitas pemesan dan isi identitas penumpang. (teman mimin yang pesan jadi isi identitas penumpang, ingat bukan pemesan ya, nanti yang mau pesan malah mimin sendiri, terus mimin menggantikan teman mimin tuk menemui sang kekasih gitu! Haha.

Identitas pemesan yang harus diisi
- Nama lengkap
- Alamat email
- No. Telepon
- Nomor KTP/SIM/Pasport.

Identitas penumpang: (maks. Penumpang ada 3 orang) yang pesan teman mimin seirang jadi seorang saja.
- Nama lengkap
- Nomer KTP SIM PASPORT (pilih satu)

5. Pilih pembayaran. Pembayaran via transfer saja. Gak usah ke ATM jauh-jauh, mimin pakai mobile banking mandiri, transfer aja via mandiri ke rek. Bukalapak

6. Konfirmasi ada di email dan nomor telepon pokoknya super cepat tuk konfirmasi yang satu ini, dan tidak usah pakai bukti pembayaran berupa struk atau apalah.

Isi email berupa:
-pemberitahuan bahwa pembayaran sukses.
-memberi cetakan kode booking kereta api.

Isi Pesan di No. Telepon:
- pemberitahuan kode booking saja.

Cek kode booking sudah bayar atau belum ada di situs: tiket.kereta-api.co.id. Saat mimin cek di situs atas ternyata kode booking tersebut terdaftar dan sudah atau telah terbayar, alhamdulillah sukses sob hhe.

Teman mimin tinggal tuker kode booking ke stasiun nanntinya tuk ditukar denga  tiket fisik. Pokoknya buat teman mimin semoga sukses perjalanannya dan jangan lupa bawa oleh-oleh ckckck,  gak deh pokoknya semoga sukses acaranya di Jogja, Jogja I love u full hhe. Jadi ingat Jogja pokoknya hmmm baper lagi haha.

NB:
-mimin pesan tiket di sini kena fee 4500, lebih kecil dari aplikasi sebelah atau di indo atau alfa yang kena fee tujuhribu lima ratus
-mimin pesan tiket di sini kena no. Unik 3 digit, pokoknya mendekati seribu rupiah.
-ada voucher ANTIMACET tuk dapat pengurangan s/d 20ribuan cuma sayang batasnya di atas oembayatan tiket yang 150rb, sedang mimin pesan tiket di bawah nya jadi gak daoat voucher.

Sekian pengalaman booking tiket via aplikasi buka lapak semoga sobat sobat terbantu dengan tulisan ini. Selamat liburan ya.

Pemberitahuan melalui email
Tiket pada email berupa barcode dan kode booking