Mobile Banking Mandiri Bisa Untuk Bayar Tiket Kereta Api

Mobile Banking Mandiri Bisa Untuk Bayar Tiket Kereta Api

Mimin masih penasaran dengan aplikasi mobile banking yang telah mimin daftarkan di bank mandiri terdekat. Mimin mendapati menu pada aplikasi yaitu pembayaran kereta api. Ngomong-ngomong di aplikasi ini ada pembayaran kereta api tetapi mimin masih belum tahu dimana pemesanan tiket yang terhubung dengan aplikasi mobile banking mandiri tersebut. Dari pada saya salah sebaiknya saya membuka aplikasi KAI ACCESS saja di sana ada FAQ yang berisi pertanyaan-pertanyaan dari para pelanggan kereta. Saya bertanya seperti di bawah ini sobat. 

On 11/25/2017 12:34 PM, Iip Arifin wrote:
Selamat siang, saya ingin bertanya apakah pembayaran untuk kai acces bisa melalui mobile banking mandiri?

Yth. Bapak Arifin,

Terima kasih atas pertanyaan yang Bapak Arifin sampaikan. Kami informasikan untuk pembayaran melalui mobile banking Mandiri silakan pilih menu pembayaran ATM/Payment Point di akhir pemesanan baik melalui website resmi KAI ataupun aplikasi KAI Access. Kemudian nantinya Bapak akan memperoleh kode pembayaran di akhir pemesanan yang terdiri dari 13 digit (999xxxxxxxxxxxx). 

Selanjutnya untuk pembayaran dengan mobile Banking Mandiri silakan  login Aplikasi Mobile Banking Mandiri dan pilih menu Pembayaran, pilih Tiket  dan Kereta Api, setelah itu silakan input kode pembayarannya (999xxxxxxxxxxx). Silakan periksa kembali data pemesanan sebelum dibayarkan agar tidak ada kesalahan pemesanan.


Demikian kami sampaikan. Apabila Bapak Arifin masih membutuhkan informasi atau memiliki saran, keluhan mengenai layanan PT. KAI, Bapak dapat menghubungi Contact Center 121 (layanan 24 jam) di nomor telepon 121/021-121 atau email ke kontak_pelanggan@kereta-api.co.id, akun Twitter : @kai121 dan Facebook : KAI121. Atas kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih.


"Anda adalah Prioritas Kami"

Salam Hormat,
Customer Relation & Digital Community 121
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Telepon : 121 / +6221-121
KAI121 | @KAI121

Akhirnya mimin mengerti, ternyata pembayaran kereta api di aplikasi mobile banking mandiri ini berfungsi untuk pemesanan di situs kai dan aplikasi KAI Access. Mimin selama ini lebih banyak memesan tiket langsung ke stasiun, pastinya jarak yang jauh dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit juga, kadang kadang kalo sudah di luar pasti beli makanan yang ada di jalan hmm. Pokoknya banyak godaannya hhe.

Jadi mulai sekarang mimin bila perlu tiket kereta api, mimin siapkan saja aplikasi KAI dan aplikasi Mobile Banking Mandiri saja, tidak usah lagi pergi ke stasiun, kesana kalo mau check in saja ya jadi tidak bolak-balik dua kali. 

Oh iya, aplikasi KAI Access ini selain pembayaran tiket ditambah juga dengan fee sebesar 7 ribu lima ratus, sama duit dengan fee di indo dan alfa

Demikian dari mimin semoga bermanfaat dan selamat beraktifitas. 


Pengalaman Pesan Tiket Kereta di Bukalapak via Transfer

Pengalaman Pesan Tiket Kereta di Bukalapak via Transfer

Selamat pagi sob, mimin mau sharing pengalaman pesan tiket kereta api di bukalapak dengan pembayaran transfer (transfer pakai Mobile Banking Mandiri).

Sebetulnya saya tidak pesan tiket kereta ya, lagian agenda mimin saat ini tidak sedang pergi kemana-mana, maklum mimin pengennya diantar cewek sedangkan yang nganter sekarang sudah tidak ada hhmm. Gak lah hha, pokoknya mimin pesan tiket kereta untuk teman yang hendak menuju ke Jogja tuk menemui sang kekasih atau lebih dalam lagi namanya calon istri (jadi baper nih mimin huhu).

Tuk pertama kalinya mimin mencoba tuk pesan tiket via e commerse. Si teman dia curhat pengen beli tiket jauh hari takut kehabisan katanya di bulan Desember. Hati tak bisa tega ya mendengar teman yang sedang kesusahan, mimin menawarkan bantuan saja menawarkan ke teman dengan booking pakai aplikasi online ini.

"Tom, gimana kalo pesan pakai aplikasi ane saja dari pada ente harus ngojek ke stasiun yang berjarak 16km?" tanya mimin, 

"bener juga ya, bisa gak pake aplikasi ente? " tanya dia. 

" ane juga kurang paham sih kalo pesan via aplikasi. Biar ane yakin, paling kalo pesan tiket di online paling munculin kode booking aja, ente mau? "mimin nanya dan agak ragu juga kalo mimin entar salah. 

"Oke, yang penting ada kode booking aja,  gpp gak ada barcode juga!" kata Tom teman mimin. 

"Oke kalo begitu, siip ane pesan sekarang." jawab mimin dengan yakin. 

Akhirnya mimin pesan saja, misal ada kesalahan atau sesuatu yang tidak diinginkan ditanggung bersama saja, kalo mimin yang nanggung ya rugi juga mau niat nolong tapi jadi minta tolong hhe.

Berikut urutan mimin memesan tiket kereta api via Bukalapak:

1. Log in (harus punya Id sendiri ya
2. Pilih HOME dan pilih ikon Kereta Api.
3. Pilih tujuan kita hendak pergi dari mana ke mana. Lalu pilih kursi.
4. Isi Identitas pemesan dan isi identitas penumpang. (teman mimin yang pesan jadi isi identitas penumpang, ingat bukan pemesan ya, nanti yang mau pesan malah mimin sendiri, terus mimin menggantikan teman mimin tuk menemui sang kekasih gitu! Haha.

Identitas pemesan yang harus diisi
- Nama lengkap
- Alamat email
- No. Telepon
- Nomor KTP/SIM/Pasport.

Identitas penumpang: (maks. Penumpang ada 3 orang) yang pesan teman mimin seirang jadi seorang saja.
- Nama lengkap
- Nomer KTP SIM PASPORT (pilih satu)

5. Pilih pembayaran. Pembayaran via transfer saja. Gak usah ke ATM jauh-jauh, mimin pakai mobile banking mandiri, transfer aja via mandiri ke rek. Bukalapak

6. Konfirmasi ada di email dan nomor telepon pokoknya super cepat tuk konfirmasi yang satu ini, dan tidak usah pakai bukti pembayaran berupa struk atau apalah.

Isi email berupa:
-pemberitahuan bahwa pembayaran sukses.
-memberi cetakan kode booking kereta api.

Isi Pesan di No. Telepon:
- pemberitahuan kode booking saja.

Cek kode booking sudah bayar atau belum ada di situs: tiket.kereta-api.co.id. Saat mimin cek di situs atas ternyata kode booking tersebut terdaftar dan sudah atau telah terbayar, alhamdulillah sukses sob hhe.

Teman mimin tinggal tuker kode booking ke stasiun nanntinya tuk ditukar denga  tiket fisik. Pokoknya buat teman mimin semoga sukses perjalanannya dan jangan lupa bawa oleh-oleh ckckck,  gak deh pokoknya semoga sukses acaranya di Jogja, Jogja I love u full hhe. Jadi ingat Jogja pokoknya hmmm baper lagi haha.

NB:
-mimin pesan tiket di sini kena fee 4500, lebih kecil dari aplikasi sebelah atau di indo atau alfa yang kena fee tujuhribu lima ratus
-mimin pesan tiket di sini kena no. Unik 3 digit, pokoknya mendekati seribu rupiah.
-ada voucher ANTIMACET tuk dapat pengurangan s/d 20ribuan cuma sayang batasnya di atas oembayatan tiket yang 150rb, sedang mimin pesan tiket di bawah nya jadi gak daoat voucher.

Sekian pengalaman booking tiket via aplikasi buka lapak semoga sobat sobat terbantu dengan tulisan ini. Selamat liburan ya.

(maaf di blog ini belum bisa upload foto karena hp mimin sedang error) 

Acara Protokoler Setingkat Menteri Seperti Apa

Acara Protokoler Setingkat Menteri Seperti Apa

Alhamdulillah di bulan November ini masih diberi kesehatan yang paripurna. Nikmat Allah bukan hanya nikmat Rezeki lho tapi ada nikmat Jasmani dan rohani yang kadang dikesampingkan oleh orang-orang.

Banyak yang nyari nikmat rezeki sampai-sampai gak istirahat, malah sampai begadang. Itu sama aja mengumpulkan nikmat rezeki dan mengenyampingkan nikmat jasmani. Kok pendahuluannya malah ngajarin Aqidah Akhlak hehe.

Oke, selama tahun ini, saya sering pergi ke tempat acara yang dihadiri oleh menteri ataupun perwakilan kementerian. Kok bisa ya? Iya bisa, syaratnya ikut komunitas, kebetulan saat ini saya bergelut dalam hobi sepedaan.

Kebetulan juga, pimpinan saya yang mengurus sepedaan kemana-mana lho,  jadi kita mah tinggal asyik aja jalan-jalan. Yang penting fisiknya aja dilatih kalo urusan mau kemana sepedaan mah biar pimpinan kita saja yang ngurus. Asyik kan jadinya hhe.

Seperti apa sih acara setingkat kementrian itu? Pengalaman saya yang telah mengikuti 2 acara setingkat kementrian yaitu saat acara Pesona Gowes Nusantara yang dilaksanakan di kota Indramayu dan dihadiri oleh perwakilan dari bapak menteri Olahraga dan pemuda, pak Nahrawi. Saat itu pak menterinya sedang sibuk jadi diwakilkan, dan yang kedua Syukuran panen di Sukra Indramayu yang dihadiri oleh menteri pertanian dan Gubernur Jawa Barat.

Acara tersebut sangat meriah karena ramai oleh komunitas sepeda kami yang berjumlah ratusan, sedangkan komunitas yang lainnya hanya perorangan atau paling banyak hanya puluhan saja.

Waktu di Pesona gowes di Indramayu, acara dibuka dan permulaan seluruh komunitas sepeda wajib mengelilingi sekali putaran di kota, ada berbagai komunitas sepeda seperti komunitas onthel, sepeda modif, sepeda balap dan sepeda warga yang iseng ikut-ikutan saja hhe. Setelah mengelilingi kota satu putaran, panitia membagikan kupon undian berhadiah sepeda motor sampai terkecil seperti TV, di tempat acara sudah disediakan makanan dan minuman untuk peserta gowes. Pokoknya makan sampai puas. Selesai makan ada hiburan di panggung berupa konser dangdut oleh artis lokal, sebelumnya ada undian-undian doorprize berhadiah motor. Kami mah tidak sampai habis acaranya karena pulangnya takut kemalaman,  taukan saya takut dengan dunia malam #gaya doang.

Acara kedua dilaksanakan di kec. Sukra Indramayu. Kami bersepeda ke Sukra yang letaknya berada di jalan menuju PLTU Indramayu. Acara pertama makan nasi boboko nasi dalam bakul yang berisi nasi putih,  ayam bakakak dan hiasan cabai dan bawang yang ditusuk, lalu makanan di boks putih isi mie dan daging ayam serta sambal. Seluruh warga tidak ada yang tidak kebagian, seluruhnya dapat tanpa terkecuali.

Acara dimulai saat pak menteri datang dan turun dari mobil dinasnya yang diberi nopol RI. Sambutan-sambutan dari pak Gubernur kemudian sambutan berikutnya oleh pak menteri. Setelah itu acara undian berhadiah motor matic, traktor dll. Pak menteri bertolak karena punya acara banyak di tempat lain. Dilanjutkan acara berikutnya yaitu hiburan dangdut yang dibawakan oleh artis dangdut Iis Karlina. Siapa itu kalo saya tidak kenal hhe. Saat itu kami pun bertolak untuk pulang. Kami bukan tidak suka dangdut lho sebetulnya pengen joget sih saat itu, cuma kami punya rencana juga selain takut pulang kemalaman.

Kesimpulannya Acata Protokoler tingkat menteri saya simpulkan seperti berikut:

Pesona Gowes Nusantara 2018 dihadiri menteri pemuda olahraga. 

1. Pembukaan
2. Keliling kota lalu makan gratis
3. Sambutan sambutan
4. Undian berhadiah (ini tujuan utama khalayak)
5. Hiburan panggung
6. Penutup.

Syukuran Panen Raya dihadiri menteri pertanian dan gubernur Jabar. 

0. Makan gratis nasi bakul dan boks dan baju gratis
1. Pembukaan
2. Sambutan-sambutan
3. Undian berhadiah (ini tujuan utama)
4. Hiburan dangdut.
5. Penutup.

Demikiam pengalaman kami mengikuti acara setingkat menteri. Saya pun baru kenal acara seperti ini setelah ikut komunitas. Kurang lebihnya mohon maaf Sobat. Selamat beraktifitas...
Gowes Sepeda Ke Ujung Jaya

Gowes Sepeda Ke Ujung Jaya

Kali ini mimin tidak sendirian lagi saat bersepeda. Grup WA kami yang di dalamnya adalah anggota gowes, ketua grup kami Bung Wawan yang postur tubuhnya tidak tinggi dan berbadan overweight hhe. Piss ya Om Wawan, ini cuma agar Sobat pada tahu yang mana ya Wawan itu hhe.

Sang Ketua mengajak gowes ke Ujung Jaya Sumedang. Di sana ada teman dari alumni sekolah kami seorang perempuan yang sudah menikah yang apabila kami kesana sang tuan rumah sangat-sangat senang sekali didatangi oleh teman-teman yang ganteng seperti kami hha. 

Terkumpullah ada 11 orang yang siap dan sebetulnya yang minat lebih dari itu. Yang tidak hadir terkendala dengan tugas masing-masing yang memang mungkin tidak bisa ditinggalkan. Kami dijanjikan oleh sang ketua nanti bila tiba di sana kita kita ini akan bakar-bakar ikan. Hmmm semua anggota pastinya tergiur dengan hal itu hehe termasuk saya juga. 

Perjalanan kami dimulai dari pukul 06.00 dari titik awal, tapi saat ada di tempat, teman-teman yang lain belum pun keliatan batang hidungnya. Akhirnya kami jalan satu setengah jam kemudian. Pokoknya karet banget deh teman-teman kami ini, diajak happy aja deh dengan kejadian ini.

Jarak dari tempat kami ke tempat tujuan ditempuh sekitar 40 km lebih. Rute dari Gantar-Bantarhuni-Pertigaan Cikamurang-Pertigaan Jalan ke Conggeang-Belok kiri ke arah Ds. Ujung Jaya. Saat perjalanan teman kami si Sensei baru pertama kali bersepeda dan hasilnya sobat yang satu ini keteteran di belakang, memang proses itu tidak pernah mengkhianati hasil hhe. Saya menunggunya di belakang takut ada apa-apa dengan dia. Dan benar saja teman kami ini berhenti di pinggir dan meminta tukar sepeda dengan saya hmmm. Saya setuju saja  karena kasihan pahanya sudah panas katanya. Kita tukeran sepeda sampai tujuan akhir di Ujung Jaya. Bagi saya tidak masalah, yang penting teman yang satu ini tidak menjadi beban yang lainnya haha. 

Untungnya dalam perjalanan, keadaan langit sedang teduh, bayangkan saja waktu gowes sendiri saya diberi cuaca terik matahari sampai-sampai berkeringat banyak,  saking panasnya waktu gowes sendiri pada saat itu. Dan sekarang saya bersyukur karena yang dulunya hutan jati disini terkena kebakaran atau entah dibakat sengaja tetapi sekarang hutan jatinya sudah hijau karena sudah musim hujan.

Kami mengayuh sepeda ditemani gunung Ciremai yang indah dipagi ini. Seakan-akan kami mengejar gunung tersebut dalam perjalanan ke Ujung Jaya tersebut. 

Tiba di Ujung Jaya

Tiba di Ujung jaya kami memarkirkan sepeda yang berjumlah sebelas sepeda di halaman rumah. Tuan rumah kita namanya Amay, lulusan Univerista di Jakarta yang sekarang lebih baik kerja usaha sendiri di rumahnya. Kami istirahat sejenak dan kami diberikan makanan warung seperti dadar gulung, risol dan tahu asli Sumedang sebagai menu pembuka, untuk menu utamanya kami harus bakar ikan dulu yuhu.

Selesai istirahat sejenak. Kami langsung membakar ikan yang telah disiapkan. Ikannya asli dari tambak di Indramayu yang telah di bawa kemarin-kemarin oleh suaminya.

Di antara kami tidak mampu membuat pembakaran. Akhirnya sang suami Mbak Amay pula yang membuat pembakaran sampai menyala. Kami bakar ikan tongkol yang besar besar hhe.

Selesai semua pembakaran ikannya. Kami langsung pasang daun pisang di lantai sebagai alas makanan kita untuk makan. Nasi, sayuran timun, sambal kecap pedas, sambal kacang, tempe, kangkung, dll termasuk menu utamanya ikan bakar digelar di atas daun pisang. Dengan doa bersama kami makan menu yang telah digelar, kami kekenyangan saat itu, kami tidak rela bila ada makanan yang tersisa, maka saya jalan-jalan dulu biar makanan yang diperut terisi merata di lambung hehe. Saya lanjutkan makan kembali tapi nasi masih belum habis hmmm. Akhirnya sisa nasi dan lauk dibungkus untuk pulangnya.

Setelah makan kami berbaring sejenak karena kekenyangan. Di antara kami banyak yang ke kamar mandi termasuk saya sendiri, pokoknya lega deh kalo sudah keluar kamar mandi hhe. Selanjutnya kami ngobrol ngalor ngidul pokoknya.

Kami sangat betah saat di sini. Berat untuk beranjak dari tempat ini huhu. Setelah ashar kami harus pamit kepada Mbak Amay karena perjalanan lumayan lama takut kemalaman. Kami foto-foto dulu di depan rumahnya sebagai testimoni bahwa kami telah menginjakkan di bumi terujung Kab. Sumedang ini.

Pokoknya kami berterima kasih kepada Mbak Amay selaku tuan rumah yang telah menerima kami disini dan telah memberikan hidangan makanan yang melimpah.  Terima kasih juga kepada Bung Wawan yang telah mengajak mimin kemarih. Ouh iya tuan rumah ini adalah teman saya sendiri juga, satu sekolah satu level juga cuma saking banyaknya murid jadi kami tidak akrab banget hanya sebatas tahu saja. Dulu pun saat tahun 2011 kami secara tidak sengaja bertemu denganmbak Amay di Dufan Jakarta, saat itu doi sedang ngekos tuk kuliah. Jadi enaknya punya teman banyak ya seperti ini ya hha bisa saling berkunjung walau melalui perantara orang-orang yang berada di antara kita juga.

Ada kejadian saat pulang. Teman kami ingin mencoba jalur lain. Diambillah jalur menuju Buahdua. Saat tanya-tanya ke warga ternyata bila lewat sini nanti kami harus menempuh jalur yang lebih panjang dan jalanannya pun naik turun.

Akhirnya kami balik badan dan kembali ke jalur semula. Bayangkan saja bila kita nekat ke jalan yang tadi pastinya kami bakal kemalaman di jalan sanca buahdua ihhhh sereeem pokoknya tidak cocok untuk jalur bersepeda.

Demikian cerita gowes ke Ujung Sumedang yang menyebangkan ini. Salam gowes mania! 
Curahan Hati Untuk Mantan

Curahan Hati Untuk Mantan

Dear

Saat ku mengenalmu, aku tertarik melihat kelakuanmu walau aku tampak tak memperlihatkan ketertarikan kepadamu.

Kamu yang terlihat ceria, membuat aku merasa lebih dari ceria pula. Perjalanan kita yang telah berlalu selalu kuingat selalu.

Rasa bahagia dulu memang tidak akan pernah terlupakan. Seiring waktu berlalu ku akan tetap mengenangmu.

Aku tahu kamu penyuka makanan seperti mie instan tanpa mie alias kuahnya saja, penyuka ikan saudara piranha yaitu si bawal. Bila mengingat makanan tersebut aku jadi...  Bisa ditebaklah, kadang tertawa kadang diselingi rasa haru.

Tubuhmu tidak kurus dan juga tidak over. Aku suka penampilanmu yang tingginya pun tidak jauh beda denganku. Aku suka wangi dari parfum yang kau kenakan, sebaliknya aku tidak pernah menyumbang harum kepadamu, hanya aroma jantanku yang kau cium, entah harum keringat atau bau yang lainnya.

Aku merasa bersalah, saat kau mengatakan bahwa marahku menakutkan. Itu hanya drama aku saja, jadi aku sudah tidak pernah lagi seperti yang telah kamu bilang.

Walau kau menyatakan dan menganggapku hanya sebatas sahabat. Aku berharap kamu tidak mencampakkan aku begitu saja. Aku berharap kamu bisa berkomunikasi denganku seperti sedia kala. Tidak ada rasa benci di antara kita.

Kau sudah tidak sendiri?  Aku pastinya akan senang kamu sudah ada yang bisa menemani kekosonganmu. Aku berharap kamu bahagia dan lebih bahagia dari sebelumnya. Rasa sakitku terobati jika kamu saat ini senang dan bahagia.

Untuk yang memilikinya, aku berharap, jagalah dia sebaik mungkin, kalau bisa lebih baik jagaannya dari aku sendiri. Bahagiakanlah dia, sudah cukup membuatku tenang.

Mohon maaf bila aku pernah menyakitimu, aku hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah.

Jadi curhat gini yak haduh, gak nyadar umur nih hhe. Kalo saya pendam sepertinya bakal jadi jerawat nih hhe. Maaf jadi mellow nih hiks. Selamat malam semua ya Sob.

Tas Selempang Kecil Razzor

Ini dia tas selempang kecil murah pilihan mimin dari merek lokal pohon cemara yaitu Razzor. Pokoknya tas ini yang termurah dari merek tersebut. Mimin dari dulu pingin punya tas selempang kecil yang bagus untuk menaruh smartphone dan dompet dan akhirnya kesampaian juga, secara dari dulu mimin pakai selempang kecil dengan merek yang asal-asalan, mimin masih inget kok dulu mimin beli di pasar tumpah di hari Jumat 😂

Mimin browsing pilihan antara onyx, razzor, maldives, valiant, dan oracle. Mereka adalah selempang merek dari pohon cemara ukuran kecil. Mimin pilih yang termurah saja yaitu razzor, misal punya rupiah lagi mimin beli tuh yang harga di atasnya.

Berikut spesifikasinya:

* 2 Kompartemen utama dengan zipper
* 1 Kantong bagian belakang tanpa zipper
* Dimensi 20 x 15 x 7 cm
* Berat 0,4 kg
* Dimensi 16 x 24 x 12 cm.
* Harga Banderol : IDR 95.000
* Fungsi: untuk gadget 4" sampai 6", dompet dll.

Berikutnya spesifikasi yang kongkrit biar gambar yang berbicara ya

Kompartemen utama

Kompartemen kedua
Kompartemen belakang

Cari yang diskonan bisa kurang lho
Razzor 16 x 24 x 12 cm

Terima Kasih Pembeli Pertamaku Di Toped

Kebanyakan mimin belanja online dibandingkan ngejual barang online. Mimin cuma memposting di e commerse hijau dengan barang yang seadanya, kebetulan mimin punya kaos kaki teamred yang gak banyak. Pokoknya mimin ini kayak yang gak niat jualan online, emang secara mimin gak punya banyak stok barang yang dijual. Mimin bisa dikatakan sebagai bangsa Indonesia yang berjiwa konsumerisme, doyannya jadi pemakai melulu hha.

Nah, mimin baru dapat pelanggan saat ini. Sebelumnya ada customer yang meninggalkan status di postingan barang mimin. Mereka cuma meninggalkan jejak saja sepertinya, kayak gini bunyinya, "ready gan?" dan mimin jawab "ready juga" cuma sang customer sepertinya sedang memilih-milih barang di toko sebelah juga. Pengalaman mimin juga sama seperti itu, meninggalkan jejak kadang-kadang, emang hal yang wajar sih dalam dunia per-online-an.

Mimin dapat order bukan dari aplikasi tapi dari chatting yang mana orang tersebut tahu nomer mimin dari toped. Doi nanya-nanya barang mimin, ternyata doi tertarik dengan kaos kaki yang mimin posting itu. Doi wa mimin sampai-sampai mimin juga pesimis kalau doi cuma nanya-nanya barang aja dan gak beli. Doi cuma memperlihatkan capture di toped bahwa doi sudah konfirm tuk ambil barang dan tinggal transfer saja. Mimin curiga ah ini orang pasti cuma iseng doang.

Pas hari Sabtunya, ada konfirmasi dari toped bahwa mimin ada orderan. Opss ternyata mimin salah kira, ternyata pembeli ini niat beli barang mimin. Mimin kirim Senin waktu chat dengan doi. Dan doi gak masalah mau dikirim kapan. Kalo begitu mimin juga lega gak bisa fast respon karena sabtu minggu JNE libur, paling hari Senin dikirim. Tapi niatnya mimin pengen banget misal hari itu order langsung dikirim. Jadi ingat motto yang bunyinya, "penjual adalah raja" atau yang ini kali ya, "pelanggan adalah raja" hhe.

Ini merupakan penjual pertama mimin sejak pertama kali buat di tahun 2016, mimin jadi melankolis gara-gara ini, jadi merasa Tuhan tuh benar-benar ada. #eits mimin lebay deh, padahal udah lama percaya ada Tuhan kok hhe. Pokoknya mimin senang lapak mimin ada yang beli walaupun pesannya via chat WA.

Yang mimin heran harga kaos kaki yang tak seberapa dibeli dengan ongkir yang melebihi harga kaos kaki itu sendiri. Kaos kaki 19ribu dan ongkir 34ribu ke Jogja. Mimin tuh kalau dengar kata Jogja, perasaan hati mimin tuh jadi positif aja nggak tahu kenapa hhe.

Pokoknya terima kasih buat pelanggan pertama mimin di e commerse online. Mimin jadi punya reputasi 2 bintang di e commerse hijau tersebut hha. Mohon maaf dengan tulisan mimin yang ini entah curhat apa cuma ngisi kekosongan aja hha. Wassalam.

Ini dia testimoninya:
Percakapan penjual online ckck